Friday, 3 February 2017

Hampir..

Guyss!! WELCOME BACKK TO MY BLOGZZ!!

Jadi guys, kali ini gue mau ceritaa.. Tentang apa?? Yakk seperti kemaren gue janji bakalan ngelanjutin cerita “7 Hari PRABU” guee J HAHAHAHAH

FIX.. Day ke-6
Ga terasa guyss, udah 6 hari kami di PRABU, perasaan baru sehari aja dehh, ternyata udah mau selesai aja :v hahahaha
Jadi hari ini hari spesial guyss!! Yang gue maksud spesial bukan berarti kami senang-senang.. Tapi disini kami merasakan kehilangan.. yap, kehilangan yang sangat menyakitkan.. Marah!! Sedihh!! Rasanya pengen nangis, tapi ntah kenapa beda seperti biasanya..
Yang biasanya kami emosi terhadap abang-kakak panitia, yang biasanya kami muak ngeliat hinaan mereka, teriakan mereka, lecehan mereka, dsb. Tapi dihari inilah kami merasa kehilangan mereka.. J
Jadi seperti biasa kami memulai hari ya taulah kegiatan pagi.. Curve, senam, sarapan, dan lain-lain. Berbeda seperti sebelumnya, kami bangun sendiri.. curve sendiri.. ohh iya sebelumnya gue ga cerita, jadi pada hari ke-5 salah satu dari kami diberi jam tangan.. Ntah kenapa, kami merasa klo abng-kakak panitia muak ngebangunin kami, muak ngawasi kami.. Jadi mereka nyuruh kami untuk mandiri, ya mungkin mereka cukup kecewa sama kami yang selalu bertingkah konyol.. Jadi salah satu dari kami diberi jam tangan.. jadi dia lah yang memegang seluruh kegiatan hari ini, mulai dari bangun pagi, dia yang ngebangunin, curve, dia yang mengawasi, bukan berarti dia bossy, dia juga membantu kami dalam beberapa hal.. Kami yang biasanya bangun sekitar jam 5, hari ini kami dibanguninnya satu jam lebih awal dari biasanya.. jadi setelah bangun, kami langsung berinisiatif curve.. Setelah curve, karena masih ada sisa satu jam, kami beres-beres, lemari, tempat tidur, kamar, dan lain-lain.
Setelah itu kami berangkat ke lapangan untuk senam, disitu kami melihat para kakak-abang panitia sudah siap untuk memimpin kami senam, jadi kami ikut mereka dengan baik.. Setelah senam, seperti biasa kami jogging keliling sekolah sebanyak 2 putaran.. Setelah itu kami langsung ke asrama mandi, dan berganti pakaian lalu ke kantin makan.. Ketika baris pun salah satu dari kami berinisiatif menjadi danton, setelah itu kami masuk ke kantin dan sarapan.. Ketika kami sarapan pun, kami tidak diawasi, salah satu panitia pun masuk ke kantin dan memberi pengumuman untuk langsung ke Gedung serba guna setelah sarapan, lalu pergi. Kami pun langsung ke gedung serba guna..
Di gedung serba guna yang kami jumpai hanya guru-guru yang akan memberikan hal-hal untuk seminar.. Kami pun tumben tidak tidur dan tetap terjaga ketika seminar.. Setelah kami melewati beberapa seminar, kami pun disuruh kembali ke asrama.. Seperti biasanya kami dilatih abang-kakak kedisiplinan PBB.. kami hanya latihan seperti biasa.. Rasanya berbeda jika latihan tidak dibentak-bentak, tidak di leceh..
Sampai matahari terbenam, kami makan malam, lalu ke gedung serba guna.. Sekali lagi kami tidak melihat batang hidung kakak dan abang panitia di gedung serba guna.. Rasanya ada yang aneh.. Setelah selesai seminar malam, tiba-tiba guru-guru datang.. semua berkumpul di gedung seba guna.. Tiba-tiba kami disuruh duduk sesuai kelompok PRABU.. kami sangat senang karena akan bertemu fasilitator kami/ sahabat PRABU kami.. ternyata tidak..
Guru-guru semua pada ricuh.. kami hanya bisa diam.. mereka mengatakan bahwa Panitia PRABU tidak ada gunanya.. kami pun merasa tersinggung, kenapa mereka berkata seperti itu.. Kami pun memberikan pernyataan-pernyataan.. memang beberapa dari kami ada yang mengatakan sudah muak ngeliat panitia prabu, tapi kami berusaha mempertahankan mereka.. Karena dibalik kebencihan kami pada mereka, sebenarnya kami sayang sama mereka.. kami bersyukur ada mereka..
Guru-guru pun saling memperdebatkan haruskah mereka dipertahankan atau dibubarkan.. mendengar pertanyaan seperti itu, kami langsung terdiam.. setetes demi setetes air mata bercucuran.. kami sedih sekali.. Setelah itu kami membuat komitmen supaya tidak membuat mereka kecewaa..  Setelah itu kami pun dibubarkan, dengan hati yang sedih kami kembali ke asrama..

Saat ibadah, kami bertemu mereka kembali, namun setelah ibadah, mereka langsung pergi dengan muka yang kecewa, kami pun berat hati.. Kami pun langsung tidur..

0 comments:

Post a Comment

 
;