Guyss!! WELCOME BACKK TO MY BLOGZZ!!
Jadi guys, kali ini gue mau ceritaa.. Tentang apa?? Yakk seperti kemaren gue janji bakalan ngelanjutin cerita “7 Hari PRABU” guee J HAHAHAHAH
FIX.. Day ke-6
Ga terasa guyss, udah 6 hari kami di PRABU, perasaan baru sehari aja dehh, ternyata udah mau selesai aja :v hahahaha
Jadi guys, kali ini gue mau ceritaa.. Tentang apa?? Yakk seperti kemaren gue janji bakalan ngelanjutin cerita “7 Hari PRABU” guee J HAHAHAHAH
FIX.. Day ke-6
Ga terasa guyss, udah 6 hari kami di PRABU, perasaan baru sehari aja dehh, ternyata udah mau selesai aja :v hahahaha
Jadi hari ini hari spesial guyss!! Yang gue maksud spesial
bukan berarti kami senang-senang.. Tapi disini kami merasakan kehilangan.. yap,
kehilangan yang sangat menyakitkan.. Marah!! Sedihh!! Rasanya pengen nangis,
tapi ntah kenapa beda seperti biasanya..
Yang biasanya kami emosi terhadap abang-kakak panitia, yang
biasanya kami muak ngeliat hinaan mereka, teriakan mereka, lecehan mereka, dsb.
Tapi dihari inilah kami merasa kehilangan mereka.. J
Jadi seperti biasa kami memulai hari ya taulah kegiatan
pagi.. Curve, senam, sarapan, dan lain-lain. Berbeda seperti sebelumnya, kami
bangun sendiri.. curve sendiri.. ohh iya sebelumnya gue ga cerita, jadi pada
hari ke-5 salah satu dari kami diberi jam tangan.. Ntah kenapa, kami merasa klo
abng-kakak panitia muak ngebangunin kami, muak ngawasi kami.. Jadi mereka
nyuruh kami untuk mandiri, ya mungkin mereka cukup kecewa sama kami yang selalu
bertingkah konyol.. Jadi salah satu dari kami diberi jam tangan.. jadi dia lah
yang memegang seluruh kegiatan hari ini, mulai dari bangun pagi, dia yang ngebangunin,
curve, dia yang mengawasi, bukan berarti dia bossy, dia juga membantu kami
dalam beberapa hal.. Kami yang biasanya bangun sekitar jam 5, hari ini kami
dibanguninnya satu jam lebih awal dari biasanya.. jadi setelah bangun, kami
langsung berinisiatif curve.. Setelah curve, karena masih ada sisa satu jam,
kami beres-beres, lemari, tempat tidur, kamar, dan lain-lain.
Setelah itu kami berangkat ke lapangan untuk senam, disitu
kami melihat para kakak-abang panitia sudah siap untuk memimpin kami senam,
jadi kami ikut mereka dengan baik.. Setelah senam, seperti biasa kami jogging
keliling sekolah sebanyak 2 putaran.. Setelah itu kami langsung ke asrama
mandi, dan berganti pakaian lalu ke kantin makan.. Ketika baris pun salah satu
dari kami berinisiatif menjadi danton, setelah itu kami masuk ke kantin dan
sarapan.. Ketika kami sarapan pun, kami tidak diawasi, salah satu panitia pun
masuk ke kantin dan memberi pengumuman untuk langsung ke Gedung serba guna
setelah sarapan, lalu pergi. Kami pun langsung ke gedung serba guna..
Di gedung serba guna yang kami jumpai hanya guru-guru yang
akan memberikan hal-hal untuk seminar.. Kami pun tumben tidak tidur dan tetap
terjaga ketika seminar.. Setelah kami melewati beberapa seminar, kami pun
disuruh kembali ke asrama.. Seperti biasanya kami dilatih abang-kakak
kedisiplinan PBB.. kami hanya latihan seperti biasa.. Rasanya berbeda jika
latihan tidak dibentak-bentak, tidak di leceh..
Sampai matahari terbenam, kami makan malam, lalu ke gedung
serba guna.. Sekali lagi kami tidak melihat batang hidung kakak dan abang
panitia di gedung serba guna.. Rasanya ada yang aneh.. Setelah selesai seminar
malam, tiba-tiba guru-guru datang.. semua berkumpul di gedung seba guna..
Tiba-tiba kami disuruh duduk sesuai kelompok PRABU.. kami sangat senang karena
akan bertemu fasilitator kami/ sahabat PRABU kami.. ternyata tidak..
Guru-guru semua pada ricuh.. kami hanya bisa diam.. mereka
mengatakan bahwa Panitia PRABU tidak ada gunanya.. kami pun merasa tersinggung,
kenapa mereka berkata seperti itu.. Kami pun memberikan pernyataan-pernyataan..
memang beberapa dari kami ada yang mengatakan sudah muak ngeliat panitia prabu,
tapi kami berusaha mempertahankan mereka.. Karena dibalik kebencihan kami pada
mereka, sebenarnya kami sayang sama mereka.. kami bersyukur ada mereka..
Guru-guru pun saling memperdebatkan haruskah mereka
dipertahankan atau dibubarkan.. mendengar pertanyaan seperti itu, kami langsung
terdiam.. setetes demi setetes air mata bercucuran.. kami sedih sekali..
Setelah itu kami membuat komitmen supaya tidak membuat mereka kecewaa.. Setelah itu kami pun dibubarkan, dengan hati
yang sedih kami kembali ke asrama..
Saat ibadah, kami bertemu mereka kembali, namun setelah
ibadah, mereka langsung pergi dengan muka yang kecewa, kami pun berat hati.. Kami
pun langsung tidur..

0 comments:
Post a Comment