Tuesday, 31 January 2017

BERKORBAN DEMI KEBAIKAN(?)

Guys, maaf gue baru bisa nge update blog gue hari ini.. Kenapa? Ya taulah kalian, kami sangat dibatasi dalam penggunaan laptop HAHAHAHAHAH
Jadi kali ini gue mau ngelanjutin cerita gue yang sebelumnya. Penasaran kann?? Makanya ikuti terus ceritanyaa HAHAHAHAH.. okee...
Hari ketiga, seperti biasa kami mengawali hari dengan detak jantung yang sangat terkejut. Bayangin guyss!! Kami tiap hari dibangunin abang-abang panitia. Pukulan dinding yang sangat ributlah yang membangunkan kami semua. Kami seperti sebekumnya disuruh beresin asrama. Ternyata membersihkan asrama juga untuk kebaikan kami, karena yang menggunakan asrama memang kami juga hehehehehe. Setelah itu, kita senam. Kali ini panitia sangat marah.. banyak dari antara kami yang tidak serius senamnya. Tapi menurut saya itu wajar, maklum lah rata-rata dari kami memang bisa dikatakan pemberontak, kami muak di caci maki, kami muak diteriakin, tapi memang inilah konsekuensi yang kami dapat. Setelah itu kami pergi ke gedung serba guna untuk melakukan seminar. Memang kami sangat banyak melakukan seminar, untuk pengenalan-pengenalan mulai dari kebiasaan di asrama, di skolah, bahkan kami diperkenalkan kebiasaan yang akan kami lakukan di luar lingkungan sekolah.
Setelah seminar, seperti hari sebelumnya, kami latihan PBB. Awalnya kami sangat sedih.. Kami sangat membenci latihan PBB, kami bukan membenci gerak-geriknya, bahkan kami sangat senang dilatih seperti itu. Tetapi yang membuat kami tidak senang adalah para panitia, sekali lagi panitialah yang membuat hari kami tidak menyenangkan. Terutama panitia kedisiplinan, panitia yang paling kejam, yang kata-katanya sangat menusuk hati. Salah sedikit dimarahi, wajar karena mungkin panitia kedisiplinan memiliki sifat perfeksionis. Mungkin kali yakk.. tapi dari awalnya kami sedih, kami sangat senang karena ternyata tiba-tiba hujan.. HAAHAHAHAHAH YESS!! Tetapi semua berubah setelah panitia mengatakan “Latihan PBB di Gedung Serba Guna!” kami langsung terdiam... semua terdiam, kami sangat kecewa.. Terpaksa kami latihan di GSG, dan ternyata latihan di GSG lebih tidak menyenangkan, karena kami harus menyusun bangku terlebih dahulu.
Setelah Latihan, kami kembali ke asrama, mandi, kami diberi waktu 10 menit untuk mandi, pakaian dan mempersiapkan diri untuk makan. Kami langsung mandi, sekedar siraman di kepala supaya segar, lalu ganti baju dan baris di depan kantin. Ketika baris, kami ditahan. Kami disuruh menunjukkan peralatan makan. Kami disuruh mengangkat peralatan makan kami, sendok-garpu, payung di tangan sebelah kiri, dan botol minum di tangan sebelah kanan. Kami mengangkat perlatan makan kami sekitar 7 menit, bayangkann!! Semua tangan bergetaran, bahkan banyak yang meminta tolong kepada teman sebelahnya untuk saling menahan tangannya supaya tidak jatuh. Sangat melelahkan. Lalu akhirnya kami dibiarkan makan di kantin dengan waktu 5 menit. Memang kegiatan kami disini serba 5 menit. Kami dilatih untuk disiplin, tepat waktu, dan dapat mengandalkan waktu dengan efektif.
Pada malam harinya kami kembali ke puskud untuk seminar. Banyak dari antara kami ya taulah karena kelelahan, jadinya tidur semua deh... heheheheheh.. Namun setelah itu.. Kami dimarahi karena tidur oleh abang-abang kakak panitia. Kami panik, mereka kecewa. Setelah itu kami kembali ke asrama, kami beres-beres, lalu kami ibadah, sedikit briefing dari abang-abang kelas, lalu kami tidur. Kami WAJIB tidur. Tepatnya dipaksa tidur.

Sekian dulu ok guys, takutnya klo baca kepanjangan jadi bosannn :v HAHAHAHAHAHA Seee yaaaa!

0 comments:

Post a Comment

 
;